Tampilkan postingan dengan label Ternyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ternyata. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2011

Sperma Ternyata Obat Anti Depresi Untuk Wanita

type='html'>
img
Depresi adalah kondisi mental yang tertekan yang bisa mengganggu kinerja dan menurunkan kualitas hidup. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi depresi. Sebuah studi menemukan air mani pria juga bisa dijadikan obat anti depresi.

'Air mani membuat Wanita bahagia'. Itulah kesimpulan yang luar biasa dari sebuah penelitian yang membandingkan suasana hati wanita yang menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan yang tidak.

"Saya ingin menjelaskan bahwa kami tidak menganjurkan orang menjauhkan diri dari penggunaan kondom," ujar Gordon Gallup, psikolog di University of New York, yang memimpin penelitian, seperti dilansir dari
Newscientist.

Menurutnya, jelas kehamilan yang tidak diinginkan atau penyakit menular seksual akan lebih besar dampaknya dari pada mengimbangi efek psikologis yang menguntungkan dari air mani.

Dalam penelitian ini, timnya membagi 293 wanita dalam beberapa kategori seberapa sering pasangan mereka memakai kondom, dan tingkat kebahagiaan dinilai dengan menggunakan alat
Beck Depression Inventory. Orang-orang dengan skor rendah adalah yang paling bahagia dan skor lebih dari 17 dianggap cukup tertekan.

Hasilnya, wanita dengan pasangan yang tidak pernah menggunakan kondom mencetak angka rata-rata 8, wanita dengan pasangan yang kadang-kadang menggunakan kondom mencetak angka 10,5, yang selau menggunakan kondom 11,5 dan wanita yang tidak pernah berhubungan seks mencetak angka 13,5.

Dan menurut hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior ini, gejala depresi dan usaha bunuh diri lebih sering terjadi pada wanita yang menggunakan kondom secara teratur dibandingkan dengan yang tidak.

Hasil penelitian yang akan menimbulkan kontroversi ini menunjukkan bahwa wanita yang secara langsung terkena air mani akan lebih jarang merasa tertekan atau depresi. Peneliti berpikir hal ini dikarenakan adanya perubahan suasana hati wanita akibat hormon dalam air mani yang diserap melalui vagina.

Hal ini tidak terlalu mengejutkan, karena air mani mengandung beberapa hormon yang mengubah suasana hati, seperti testosteron, estrogen, hormon perangsang folikel, hormon luteinizing, prolaktin dan beberapa prostaglandin yang berbeda. Beberapa telah terdeteksi dalam darah wanita sejam setelah terkena air mani.

Banyak orang juga menanyakan apakah seks oral memiliki efek meningkatkan suasana hati yang sama. Menurut Gallup, hal itu bisa saja berlaku pada seks oral, setidaknya beberapa bahan kimia dalam air mani bertindak sama seperti steroid dalam pil KB yang mampu bertahan dari proses pencernaan.

Tapi diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah terkena air mani melalui oral seks atau anal akan sama pengaruhnya terhadap suasana hati pada pasangan heteroseksual dan homoseksual.

source: http://reyhanpaser.blogspot.com/2010/04/tahukah-anda-air-mani-ternyata-adalah.html
Continue Reading »

Selasa, 19 April 2011

Ternyata Lidah Bunglon Lebih Cepat 5x Dari Jet Tempur

type='html'>
blog-apa-aja.blogspot.com

Tuhan menciptakan sesuatu dengan desain yang maha sempurna. Desain organ pada binatang telah didesain sedemikan rupa sesuai dengan makanannya. Begitu juga bunglon. Akan tetapi dari binatang ini ditemukan fakta mencengangkan. Fakta tersebut adalah kecepatan super lidah bunglon menangkap mangsanya.

blog-apa-aja.blogspot.com

Jurriaan de Groot dari Universitas Leiden, dan Johan van Leeuwen dari Universitas Wageningen, mengambil film-film Sinar X berkecepatan tinggi, yakni 500 bingkai per detik, dalam rangka menyelidiki bagaimana lidah bunglon bekerja ketika menangkap mangsa. Film-film ini menunjukkan bahwa ujung lidah bunglon mengalami percepatan 50 g (g = konstanta gravitasi). Percepatan ini lima kali lebih besar daripada yang dapat dicapai oleh sebuah jet tempur.

blog-apa-aja.blogspot.com

Buku-buku teks zologi menjelaskan bahwa lidah balistik bunglon diperkuat oleh seutas otot pemercepat (akselerator). Otot ini memanjang ketika menekan ke bawah pada tulang lidah, yang berupa tulang rawan kaku di tengah lidah, yang membungkusnya. Akan tetapi, dalam sebuah penelitian yang telah disetujui untuk diterbitkan oleh majalah ilmiah Proceedings of the Royal Society of London (Series B), dua ahli morfologi yang memelajari kebiasaan makan bunglon menemukan unsur-unsur lain yang terkait dengan gerakan cepat lidah binatang ini.

blog-apa-aja.blogspot.com

Para peneliti ini membedah jaringan lidah dan menemukan bahwa otot pemercepat sama sekali tidak cukup kuat untuk menghasilkan gaya yang diperlukan ini sendirian. Dengan meneliti lidah bunglon, mereka menemukan keberadaan sedikitnya 10 bungkus licin, yang hingga saat itu belum diketahui, di antara otot pemercepat dan tulang lidah.

Bungkus-bungkus ini, yang melekat ke tulang lidah di ujungnya yang terdekat dengan mulut, teramati mengandung serat-serat protein berajutan spiral. Serat-serat ini memadat dan berubah bentuk ketika otot pemercepat mengerut dan menyimpan tenaga bagaikan seutas pita karet yang tertekan.

Ketika mencapai ujung bulat tulang lidah, bungkus-bungkus yang ketat dan memanjang ini secara bersamaan menggelincir dan mengerut dengan kekuatan dan melontarkan lidah. Secepat serat-serat ini menggelincir dari tulang lidah, bungkus-bungkus saling memisahkan diri bagaikan tabung-tabung sebuah teleskop, dan karena itu lidah mencapai jangkauan terjauhnya. Van Leeuwen berkata, “ini adalah ketapel teleskopis.”

Ketapel ini memiliki ciri lain yang amat menyolok. Ujung lidah mengambil bentuk hampa pada saat menghantam mangsa. Ketika terlontar, lidah ini dapat menjulur sejauh enam kali panjangnya ketika istirahat di dalam mulut, dan dua kali panjang tubuhnya sendiri.

Kelompok-kelompok otot dengan sifat-sifat yang berbeda secara tanpa cela melontarkan lidah, memercepatnya, menyebabkan lidah mengambil bentuk isap ketika menghantam mangsanya dan lalu cepat-cepat menariknya.

Kelompok-kelompok otot ini sama sekali tidak saling menghalangi fungsi masing-masing, namun bekerja dengan cara yang terselaraskan dalam menghantam mangsa dan menarik lidah kembali ke mulut dalam waktu kurang dari sedetik. Tambahan lagi, berkat kerjasama antara sistem penglihatan dan otak, kedudukan mangsa diukur dan perintah bagi lidah balistik untuk “menembak!” diberikan oleh syaraf yang mengirimkan isyarat di dalam otak.

sumber

Continue Reading »