Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 April 2011

Hasil dan Video Pertandingan Arsenal vs Liverpool (EPL 2010/11)

type='html'>
Hasil Arsenal vs Liverpool. Laga bigmatch antara Arsenal kontra Liverpool pada Matchday ke-33 Liga Inggris 2010/11 berakhir imbang dengan skor 1-1. Kedua gol tercipta melalui tendangan pinalti pada dan terjadi pada masa tambahan waktu.

Bertanding di Emirates Stadium, Minggu, 17 April 2011, malam WIB, Liverpool yang bertindak sebagai tamu tampil cukup berani dengan menurunkan beberapa pemain debutan, yakni John Flanagan dan Jay Spearing sejak menit awal.Serta sh kembali dipaksa menggunakan jasa pemain muda lain. Jack Robinson, yang masuk menggantikan Fabio Aurelio pada menit ke-21.

Pertandingan itu sendiri berlangsung cukup seru dengan tempo permainan cepat. Kedua kubu tampaknya ingin mencari gol kilat demi meruntuhkan semangat juang lawannya.

Kesempatan pertama hadir pada menit ke-7 untuk Liverpool. Akan tetapi, sebuah tendangan melengkung Luis Suarez masih mampu diamankan dengan mudah oleh kiper Wojciech Szczesny.

Sesudah itu, gantian The Gunners yang memiliki kesempatan membuka keunggulan. Berawal dari sebuah sepak pojok, bola langsung mengarah tepat ke arah Laurent Koscielny. Namun, sundulan pemain asal Prancis itu masih menyentuh mistar gawang Pepe Reina.

Sepanjang babak pertama, Arsenal sebenarnya tampil lebih baik ketimbang The Reds. Namun, rapatnya barisan belakang serta lemahnya penyelesaian akhir menjadi pangkal hasil kacamata di babak pertama.

Setelah turun minum, Liverpool mencoba bermain lebih terbuka. Duet striker Suarez dan Andy Carroll menjadi tumpuan The Reds menggempur gawang Szczesny.

Akan tetapi, petaka bagi Liverpool kembali hadir pada menit ke-62. Kapten Jamie Carragher harus ditarik keluar akibat berbenturan dengan rekannya, Flanagan.

Tidak hanya itu, Carragher pun harus mengalami perawatan yang cukup lama di lapangan. Mantan bek timnas Inggris itu tampaknya mengalami cedera leher yang cukup serius. Sotirios Kyrgiakos ditugaskan menggantikan peran Carragher untuk menjaga lini belakang Liverpool. Tak hanya Carragher yang menjadi korban, Carroll juga harus ditarik keluar pada menit ke-71, karena cedera.

Melihat ketidakseimbangan di kubu tim tamu, Arsenal mencoba memanfaatkan momen tersebut. Dua pemain bertipe menyerang, Nicklas Bendtner dan Andrey Arshavin dimasukkan Arsene Wenger untuk menggantikan Theo Walcott dan Jack Wilshere.

Jelang-jelang akhir laga, wasit keempat menunjukkan masa tambahan waktu yang mencapai delapan menit. Hal itu cukup wajar bila menilik hilangnya waktu pertandingan akibat perawatan cedera Carragher.

Memasuki menit ke-7 masa tambahan, Arsenal diuntungkan dengan hadiah penalti yang diberikan wasit setelah Spearing melanggar Samir Nasri di kotak terlarang. Robin van Persie yang menjadi algojo dengan sempurna menjalankan tugasnya.

Saat aroma tiga poin seperti sudah tercium di kubu Arsenal, secara tak terduga Liverpool memperoleh hadiah penalti pada menit ke-11 masa tambahan waktu. Pelanggaran Emmanuel Eboue terhadap Lucas Leiva dinilai wasit pantas diganjar hukuman 12 pas.

Dirk Kuyt yang ditugaskan menjadi eksekutor tersebut, dengan tenang menggetarkan jala Arsenal yang dikawal Szczesny. Beberapa detik setelah gol Kuyt, wasit Andre Marriner langsung menyudahi pertandingan penuh drama itu.

Dengan hasil tersebut, Arsenal terpaku di posisi dua klasemen sementara Liga Primer dengan poin 63 ketinggalan enam angka dari pemuncak klasemen Manchester United. Liverpool sementara itu bergeming di posisi enam dengan poin 49.

Video hasil pertandingan Arsenal vs Liverpool bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Arsenal vs Liverpool:

Arsenal: Szczesny; Eboue, Koscielny, Djourou, Clichy; Diaby (Song '81), Wilshere (Bendtner '73); Walcott (Arshavin '73), Fabregas, Nasri; Van Persie.

Liverpool: Reina; Flanagan, Carragher (Kyrgiakos '62), Skrtel, Aurelio (Robinson '21); Kuyt, Spearing, Lucas, Meireles; Carroll (Shelvey '71), Suarez.
Continue Reading »

'MU Juara, tapi Liverpool Masih yang Terbaik'

AFP/Paul EllisBeritabola.com London - Manchester United punya kans besar untuk melewati Liverpool dalam koleksi trofi Liga Inggris. Andai terjadi, Kenny Dalglish tak gusar karena menurutnya The Reds masih yang terbaik.

MU tengah menuju titel Liga Inggris mereka yang ke-19, yang mana bisa mereka capai andia keluar sebagai juara Premier League musim ini. hasil itu akan membuat mereka meninggalkan Liverpool, yang saat ini bersama The Red Devils sudah mengoleksi 18 gelar juara.

Itu artinya, catatan Liverpool selama bertahun-tahun sebagai klub yang paling banyak meraih gelar bakal terlampaui. Maka, muncul anggapan bahwa Liverpool seperti memberi gelar itu kepada MU dengan mudah --lantaran performa mereka yang naik-turun musim ini.

Tapi Dalglish tidak setuju jika Liverpool dikatakan demikian. Sebagai bukti, mereka mampu membekuk 'Setan Merah' di Anfield.

"Kami tak pernah memberikan apa-apa kepada siapa pun. Kami mengalahkan mereka 3-1 di Anfield, jadi kami tak memberikan apa-apa ke mereka. Kami hanya bisa memperhatikan diri kami sendiri," ujarnya di situs resmi klub.

Kalaupun ada yang disesali Dalglish, itu adalah kenyataan bahwa Liverpool selalu gagal mempertahankan performa bagus sepanjang musim. Namun, di matanya, itu tetap tak mengurangi kebesaran 'Si Merah' sebagai klub.

"Di mata saya, kami masih klub terbaik dalam sepakbola Inggris, jika bukan di dunia sepakbola. Yang mengejutkan hanyalah kami tak menjadi juara dalam waktu lama."

"Kami tak pernah mengumpulkan cukup poin sejak 1990. Rafa (Rafael Benitez, red) nyaris melakukannya beberapa tahun lalu, punya rekor bagus atas mereka yang disebut Big Four, tapi tetap tak bisa mencapainya," tandas Dalglish.

Sebagai catatan, Dalglish adalah orang terakhir yang pernah membawa Liverpool juara liga, di mana ia berhasil melakukannya pada musim 1989/1990.
(dtc/roz)

Continue Reading »