Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Mei 2011

Jepang Tawarkan Bir yang Terbuat dari Gandum yang ditanam di Luar Angkasa




Perusahaan Jepang Sapporo Breweries menawarkan bir unik. Bir Space Barley itu menggunakan gandum yang tumbuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Space barley yang digunakan untuk membuat bir ini adalah generasi keempat dan disimpan di ruang angkasa selama lima bulan pada 2006.



Proyek itu sebagai bagian dari penelitian kolaboratif dengan Rusia Academy of Sciences dan Okayama universitas dengan tujuan untuk mencapai swasembada pangan di ruang angkasa.





Sapporo hanya menyediakan 250 kotak, masing-masing dengan enam botol 330ml. Bir itu dijual US$ 113 masing-masing, namun harus ikut lotre di halaman Barley Space untuk mendapatkannya
Continue Reading »

Senin, 02 Mei 2011

Koleksi Foto Eriko Yano Anak Sekolah Di Jepang










Continue Reading »

Inilah Batu Penyelamat Saat Tsunami Jepang

type='html'>
Headline

Batu setinggi empat kaki ini layaknya batu biasa. Namun penduduk setempat mengklaim batu itu berharga karena menyelamatkan nyawa penduduk Aneyoshi saat tsunami Jepang.

Tulisan terukir di batu itu berbunyi, “Dilarang membangun rumah Anda di bawah titik ini!”

Peringatan itu untuk menunjukkan bahaya bertempat tinggal di kawasan yang berisiko banjir dan tsunami. Penduduk desa yang berpaham tradisional juga mematuhi peringatan itu sehingga hanya 11 rumah dan 34 warga yang menggantungkan diri di titik geografis rawan tersebut.

Aneyoshi yang terletak di pegunungan perfektur Iwate merupakan wilayah rawan bencana alam nasional. Sekitar 300 kaki menurun dari tempat batu itu berada, terdapat garis biru. Garis inilah yang menjadi batas tertinggi air tsunami yaitu 127,6 kaki.

"Sebelumnya, batas air tertinggi men capai 123,3 kaki di tahun 1896. Batuan penanda tsunami memang dipercaya sepenuhnya oleh masyarakat Jepang untuk menghindari penderitaan yang dirasakan nenek moyang mereka," kata Itoko Kitahara, ahli bencana alam di Ritsumeikan University, Kyoto.

Batu Aneyoshi menginformasikan bahwa rumah di dataran tinggi bisa menjamin perdamaian dan kebahagiaan ‘keturunan Jepang’. Meskipun begitu,banyak pula warga desa yang mengabaikan peringatan yang tertulis di batu dan membangun rumah di dekat pantai. Ini merupakan kesalahan fatal.

“Seiring waktu, banyak orang melupakan batu tersebut, sampai tsunami lain muncul dan membunuh lebih dari 10.000 orang,” ujar ahli tsunami Fumio Yamashita.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1443522/inilah-batu-penyelamat-saat-tsunami-jepang

Continue Reading »

Jepang Cari Korban Gunakan Robot

type='html'>
Pemerintah Jepang menggunakan robot untuk mencari korban-korban tsunami yang tenggelam di dasar laut.

Dua robot underwater tersebut dioperasikan oleh Jepang bersama AS di teluk, bagian timur laut Negeri Sakura. “Kami hendak mencari korban-korban yang tersapu ke laut,” ujar seorang pejabat, tanpa menyebut namanya.

Robot Micro-ROV itu belum menemukan satupun korban selama pencarian berlangsung dua hari, pertengahan pekan ini. Namun, robot itu membuktikan bahwa pelabuhan ikan Minami Sanrikucho tak rusak parah dan bisa dibuka kembali dalam waktu dekat.

“Air di sekitar pelabuhan itu masih keruh, sulit melihat secara visual. Robot ini membawa sonar dan kamera video agar kami bisa melihat situasinya di bawah air,” ujar pejabat dinas perikanan setempat, Akihiro Dazai.

Gempa bumi 9,0 SR yang disusul gelombang tsunami setinggi 10 meter tersebut membuat 27 ribu orang dinyatakan tewas atau hilang. Lebih dari 14 ribu masih belum ditemukan, diperkirakan terseret ke laut dan takkan pernah ditemukan.

sumber : http://www.inilah.com/read/detail/1444662/jepang-cari-korban-gunakan-robot

Continue Reading »